Kantor imigrasi (出入国在留管理局) — apa yang benar-benar bisa diurus

Hampir setiap tahap hidup di Jepang melewati loket ini sekali. Urusan mana yang jadi milikmu tergantung di mana kamu berada — jadi ini disusun sesuai urutan yang biasanya kamu temui.

  1. Pelajar yang ingin bekerja — izin kegiatan di luar status

    Status pelajar dan keluarga tidak mencakup bekerja. Izin inilah yang membuat kerja paruh waktu legal; bisa diminta di bandara saat tiba, atau di sini setelahnya.

    Apa yang dikatakan di loket

    Arubaito o shitai node, shikakugai katsudō kyoka ga hoshii desu. Saya ingin kerja paruh waktu — butuh izin kegiatan di luar status.
  2. Kamu ganti perusahaan — pemberitahuan

    Masuk, keluar atau berganti organisasi wajib dilaporkan dalam 14 hari. Ini pemberitahuan, bukan permohonan: gratis, cepat, dan paling sering terlewat.

    Apa yang dikatakan di loket

    Tenshoku shimashita. Todokede ni kimashita. Saya pindah kerja, datang untuk lapor.
  3. Masa tinggalmu hampir habis — perpanjangan

    Permohonan dibuka tiga bulan sebelum habis. Datanglah lebih awal: minggu-minggu terakhir paling padat, dan status yang telat jauh lebih sulit diperbaiki daripada antre lama.

    Apa yang dikatakan di loket

    Zairyū kikan no kōshin ni kimashita. Saya datang memperpanjang masa tinggal.
    Hitsuyō na shorui o oshiete kudasai. Tolong beri tahu dokumen apa saja yang diperlukan.
    Kekka wa itsu goro wakarimasu ka. Kapan hasilnya diketahui?
  4. Lulus atau berganti kegiatan — perubahan status

    Dari pelajar ke pekerja, dari satu kategori kerja ke kategori lain, dari kerja ke visa pasangan: ini permohonan yang berbeda dari perpanjangan, dengan dokumen perusahaan atau keluarga.

    Apa yang dikatakan di loket

    Gakkō o sotsugyō shite, shūshoku ga kimarimashita. Zairyū shikaku o henkō shitai desu. Saya lulus dan sudah dapat kerja — mau mengubah status tinggal.
  5. Membawa keluarga ke Jepang

    Kamu mengajukan Certificate of Eligibility di sini dulu, lalu kirim ke negara asal untuk dibawa ke kedutaan. Ini langkah paling lambat, jadi mulailah lebih awal dari yang terasa perlu.

    Apa yang dikatakan di loket

    Kazoku o Nihon ni yobitai desu. Saya ingin membawa keluarga saya ke Jepang.
    Zairyū shikaku nintei shōmeisho no shinsei ni kimashita. Saya datang untuk mengajukan Certificate of Eligibility.
  6. Pulang sebentar — izin masuk kembali

    Dengan kartu izin tinggal yang berlaku, mencentang re-entry khusus di kartu keberangkatan cukup untuk perjalanan di bawah satu tahun. Lebih dari itu statusmu hilang — cek sebelum pesan tiket.

    Apa yang dikatakan di loket

    Ichiji kikoku shimasu. Sainyūkoku no tetsuzuki wa hitsuyō desu ka. Saya pulang sementara. Perlukah urus izin masuk kembali?
  7. Tenggat dekat tapi belum ada jawaban

    Kalau kamu mengajukan sebelum tanggal habis, biasanya boleh tinggal selama diproses, untuk jangka terbatas. Tanyakan persis apa yang melindungimu dan simpan tanda terimanya — perusahaan dan pemilik rumah akan meminta.

    Apa yang dikatakan di loket

    Shinsei-chū desu ga, zairyū kigen ga chikai desu. Permohonan saya masih diproses, tapi masa tinggal hampir habis.
    Hagaki ga todokimashita. Saya menerima kartu pos pemberitahuan.
  8. Di loket — foto, meterai dan formulir

    Bilik foto, meterai pendapatan, dan meja yang memeriksa formulirmu sebelum antre. Hal-hal praktis inilah yang menentukan cukup sekali datang atau harus balik minggu depan.

    Apa yang dikatakan di loket

    Shōmei shashin wa doko de toremasu ka. Foto identitas bisa di mana?
    Shūnyū inshi wa doko de kaemasu ka. Meterai pendapatan beli di mana?
    Kono ran ni wa nani o kakimasu ka. Kolom ini diisi apa?
    Kopī demo ii desu ka. Fotokopi boleh?
    Tesūryō wa doko de haraimasu ka. Bayar biayanya di mana?
  9. Setelah beberapa tahun: izin tinggal permanen

    Permohonan panjang yang dinilai dari lama tinggal, catatan pembayaran pajak dan pensiun, serta penghasilan yang stabil. Semua di atas itulah yang membangun catatan tersebut.

    Apa yang dikatakan di loket

    Eijū kyoka o shinsei shitai desu. Saya ingin mengajukan izin tinggal permanen.

Bagian yang tak pernah disiapkan orang. Ini dilontarkan dalam bahasa Jepang — begitu kamu mengenalinya, urusan jadi lancar.

Yang akan ditanyakan petugas

Zairyū kādo to pasupōto o onegai shimasu. Kartu izin tinggal dan paspor, silakan.
Shinseisho wa kinyū-zumi desu ka. Apakah formulir sudah diisi?
Kaisha no shorui wa omochi desu ka. Apakah Anda membawa dokumen dari perusahaan?
Genzai no zairyū kigen wa itsu made desu ka. Sampai kapan masa tinggal Anda sekarang?
Hagaki ga todoitara, mata kite kudasai. Datang lagi setelah kartu pos tiba.

Audio disintesis dengan VOICEVOX:Meimei Himari pada kecepatan standar untuk ditirukan; percakapan asli lebih cepat dan beraksen.

Menemukan cabangmu

Kantormu ditentukan tempat tinggalmu. Cari punyamu di daftar resmi, jangan asal masuk yang terdekat.

Pencarian cabang resmi ↗